Kamis, 20 Juni 2013

Laporan Hasil Wawancara PT. INDOMARET MATKUL ASI




               ANALISA SISTEM INFORMASI - ASI
                   Laporan Hasil Wawancara PT. INDOMARET






                   DOSEN
                   Drs. Antok Supriyanto, M.MT
                  
                   MAHASISWA
                         M. Hari Priantoko     10410100031
                         Antonius Jefri K         10410100039
                         Fikry Nurris Rizky      10410100049
                         Angga Prasongko      10410100087



PROGRAM STUDI STRATA 1 – SISTEM INFORMASI
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INfORMATIKA &
TEKNIK KOMPUTER SURABAYA
2011

Bagaimana sejarah perkembangan perusahaan yang bapak pimpin ?

SEJARAH PERKEMBANGAN PERUSAHAAN
Berawal dari pemikiran untuk mempermudah penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari karyawan, maka pada tahun 1988 didirikanlah sebuah gerai yang diberi nama Indomaret. Sejalan pengembangan operasional toko, perusahaan tertarik untuk lebih mendalami dan memahami berbagai kebutuhan dan perilaku konsumen dalam berbelanja. Guna mengakomodasi tujuan tersebut, beberapa orang karyawan ditugaskan untuk mengamati dan meneliti perilaku belanja masyarakat. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa masyarakat cenderung memilih belanja di gerai modern berdasarkan alasan kelengkapan pilihan produk yang berkualitas, harga yang pasti dan bersaing, serta suasana yang nyaman.
Berbekal pengetahuan mengenai kebutuhan konsumen, keterampilan pengoperasian toko dan pergeseran perilaku belanja masyarakat ke gerai modern, maka terbit keinginan luhur untuk mengabdi lebih jauh bagi nusa dan bangsa. Niat ini diwujudkan dengan mendirikan Indomaret, de­ngan badan hukum PT. Indomarco Prismatama yang memiliki visi “menjadi jaringan ritel yang unggul” serta moto “mudah dan hemat”.
Pada mulanya Indomaret membentuk konsep penyelenggaraan gerai yang berlokasi di dekat hunian konsumen, menyediakan berbagai kebutuhan pokok maupun kebutuhan sehari-hari, melayani masyarakat umum yang bersifat majemuk, serta memiliki luas toko sekitar 200 m2.
Seiring dengan perjalanan waktu dan kebutuhan pasar, Indomaret terus menambah gerai di berbagai kawasan perumahan, perkantoran, niaga, wisata dan apartemen. Dalam hal ini terjadilah proses pembelajaran untuk pengoperasian suatu jaringan retail yang berskala besar, lengkap dengan berbagai pengalaman yang kompleks dan bervariasi.
Setelah menguasai pengetahuan dan keterampilan mengoperasikan jaringan ritel dalam skala besar, Manajemen berkomitmen untuk menjadikan Indomaret sebagai sebuah aset nasional. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa seluruh pemikiran dan pengoperasian Perusahaan ditangani sepenuhnya oleh putra putri Indonesia. Sebagai aset nasional, Indomaret ingin berbagi kepada masyarakat Indonesia melalui bisnis waralaba dan juga mampu bersaing dalam persaingan global. Oleh karena itu, visi perusahaan kemudian berkembang “menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global”.
Konsep bisnis waralaba Indomaret adalah yang pertama dan merupakan pelopor di bidang minimarket di Indonesia. Sambutan masyarakat ternyata sangat positif, terbukti dengan peningkatan jumlah Terwaralaba Indomaret dari waktu ke waktu. Konsep bisnis waralaba Perusahaan juga diakui oleh pemerintah melalui penghargaan yang diberikan kepada Indomaret selaku “Perusahaan Waralaba Unggul 2003”. Penghargaan semacam ini adalah yang pertama kali diberikan kepada perusahaan minimarket di Indonesia dan sampai saat ini hanya Indomaret yang menerimanya.
Saat ini Indomaret berkembang sangat pesat dengan jumlah gerai mencapai lebih dari 5.000 di wilayah Jawa, Madura, Bali dan Sumatra, terdiri dari 40% gerai milik terwaralaba dan 60% gerai milik Perusahaan. Sebagian besar pasokan barang dagangan untuk seluruh gerai berasal dari 15 pusat distribusi Indomaret yang menyediakan lebih dari 4.800 jenis produk.
Kini, keberadaan Indomaret makin diperkuat dengan kehadiran Indogrosir, anak perusahaan dengan konsep bisnis Pusat Perkulakan.

·                Apa Visi dan Budaya perusahaan bapak??
VISI DAN BUDAYA PERUSAHAAN
Dalam proses pendirian dan pengembangannya, Indomaret menetapkan hal-hal sebagai berikut:
Visi
Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global.
Moto
Mudah & Hemat
Budaya
Menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran dan keadilan, kerja sama kelompok, kemajuan melalui inovasi yang ekonomis serta mengutamakan kepuasan konsumen.
Esensi
Pendekatan dengan senyuman yang tulus, untuk membangun hidup lebih baik.
·                Bagaimana perkembangan gerai indomaret di daerah Jawa, Bali, Madura, dan Sumatra?

GERAI INDOMARET
Hingga Januari 2011, Indomaret mengoperasikan lebih dari 5.000 gerai, terdiri dari 60% milik sendiri dan 40% milik masyarakat. Semuanya tersebar di Jawa, Bali, Madura dan Sumatra.
Sesuai moto “mudah dan hemat”, gerai Indomaret ditempatkan di lokasi-lokasi strategis sehingga mudah dijangkau. Gerai Indomaret dengan mudah dapat ditemukan di berbagai kawasan perumahan, perkantoran, niaga, wisata, apartemen dan fasilitas umum yang terdapat di masing-masing daerah.
Setiap gerai menyediakan lebih dari 4.800 produk food, nonfood, general merchandise dan fresh product dengan harga hemat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari konsumen.


WARALABA
Indomaret berupaya “menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global”. Tahun 1997 Indomaret memperkenalkan sistem kemitraan dengan membuka peluang bagi masyarakat untuk turut serta memiliki dan mengelola sendiri gerai Indomaret. Sampai dengan Januari 2011, gerai waralaba Indomaret telah mencapai 2.000 (40%). Mitra usaha waralaba ini meliputi: koperasi, badan usaha dan perorangan.
Persyaratan waralaba dirancang sederhana dan ekonomis sehingga memudahkan masyarakat berpartisipasi dan memiliki usaha ini berdasarkan sikap saling percaya dan menguntungkan.
Sistem waralaba Indomaret telah teruji dengan jumlah gerai waralaba yang meningkat tajam. Hal ini juga diakui pemerintah dengan diberikannya penghargaan “Perusahaan Waralaba Unggul 2003” oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Ini merupakan penghargaan pertama yang diterima perusahaan ritel waralaba nasional dan sampai saat ini hanya Indomaret yang menerimanya.

BAGAIMANA EKSISTENSI DAN PERKEMBANGAN PRODUK & JASA?
Eksistensi dan perkembangan Indomaret didukung oleh tim merchandising dalam menangani pemilihan, pengadaan dan pengembangan produk; kerja sama dengan lebih dari 1.000 mitra pemasok; strategi penetapan harga yang tepat serta pengelolaan pemajangan produk. Indomaret mengelola sekitar 4.800 produk terdiri dari food, nonfood, general merchandise dan fresh product.
Pengadaan produk Indomaret didukung lebih dari 1.000 pemasok berskala nasional termasuk UMKM. Kemitraan terjalin dan terus berkembang dari waktu ke waktu atas dasar prinsip saling menguntungkan dan tumbuh kembang bersama.
Inovasi
Dengan sistem teknologi mutakhir, Indomaret terus berupaya menyediakan beragam produk dan jasa inovatif sesuai perkembangan gaya hidup untuk memastikan kemudahan, kenyamanan dan kepraktisan konsumen dalam berbelanja.
Pengembangan lebih dari 200 produk private label dengan harga ekonomis dan kualitas prima memberikan nilai tambah bagi konsumen Indomaret.

Indomaret Card
Bukan sekadar kartu anggota, Indomaret Card merupakan kartu multifungsi dengan teknologi contactless smart card hasil kerja sama dengan Bank Mandiri dan kartu multifungsi pertama yang diterapkan minimarket di Indonesia.
Selain membebaskan konsumen dari keharusan membawa uang tunai untuk berbelanja, Indomaret Card dapat digunakan untuk membayar tagihan: telepon, listrik, TV Kabel dan lain-lain. Fasilitas ini juga bisa digunakan di SPBU dan area parkir yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri.

ATM Indomaret
Untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, Indomaret bekerja sama dengan PT. Rintis Sejahtera (dalam jaringan Prima) mengembangkan ATM Indomaret. Fasilitasnya antara lain: tarik tunai, cek saldo, transfer antar rekening dan transfer antar bank.


Jak Card
Kartu prabayar yang diterbitkan Bank DKI dengan teknologi contactless smart card, dapat digunakan untuk berbelanja di gerai Indomaret dan membayar busway.

T Cash
Memanfaatkan teknologi pembelian/pembayaran digital menggunakan ponsel secara Tap N Go, fasilitas ini dapat dinikmati konsumen di seluruh gerai Indomaret.

Western Union
Merupakan layanan jasa pengiriman dan penerimaan uang dari/ke dalam dan luar negeri, tanpa perlu memiliki rekening di bank. Diperkuat kecepatan pemrosesan yang memungkinkan uang sampai dalam hitungan detik, fasilitas ini dapat dinikmati konsumen di seluruh gerai milik Indomaret.


Pesan Antar Ambil Indomaret (PAAI)
Sejalan dengan perkembangan dunia ritel dan kebutuhan pelanggan, Indomaret terus melakukan inovasi baru dalam pengembangan produk dan jasa, antara lain: Pesan Antar Ambil Indomaret (PAAI) yang memungkinkan konsumen memesan produk yang tidak dipajang di toko (ice cream tart, ponsel, furniture, karangan bunga dan lain-lain) dan diantar ke rumah konsumen.

PUSAT DISTRIBUSI INDOMARET
Sistem distribusi Indomaret menerapkan teknologi yang canggih dengan menggunakan digital picking system yang memungkinkan Indomaret menjalankan distribusi dengan andal, canggih, dan efisien. Dengan dukungan sumber daya manusia yang ahli di bidangnya, distribusi ke seluruh gerai Indomaret dapat terlayani dengan baik sehingga Pusat Distribusi Indomaret menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
Pada saat ini Indomaret memiliki 15 pusat distribusi yang merupakan sentral pengadaan produk untuk lebih dari 5.000 gerai Indomaret. Pusat Distribusi Indomaret berada di Jakarta, Sentul Bogor, Tangerang, Bekasi, Parung Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogjakarta, Surabaya, Jember, Malang, Lampung, Palembang dan Medan.


BAGAIMANA CARA PEMASARAN DAN PROMOSI?
Target pasar Indomaret adalah semua kalangan masyarakat di Indonesia. Strategi pemasarannya diintegrasikan dengan kegiatan promosi yang dijalankan secara berkala dengan berbagai metode se­suai dengan jenis produk dan fokus target pasarnya. Beberapa strategi jangka pendek yang dijalankan oleh Indomaret antara lain.
 • ”Harga Heboh”: promosi mingguan yang memberikan harga sangat murah untuk produk-produk kebutuhan sehari-hari.
 • “Super Hemat”: leaflet  edisi  dua mingguan yang mempromosikan produk-produk dengan harga hemat sebagai panduan bagi konsumen untuk belanja hemat.
 • “Promosi Bulan Ini”: promosi bulanan atas produk tertentu dalam bentuk pemberian hadiah langsung atau potongan harga.
Untuk strategi jangka panjang, Indomaret menerapkan berbagai program yang berkaitan dengan loyalitas konsumen serta pembentukan komunitas.
Dalam upaya meningkatkan brand image sampai ke tingkat dunia, Indomaret berhasil menjadi ”Official Event Store” (OES) Piala Dunia 2010 dengan menyisihkan peritel-peritel besar di Indonesia. Dengan terpilihnya Indomaret sebagai OES oleh Global Brands Group—sebagai pemegang lisensi ekslusif FIFA di seluruh dunia—maka Indomaret menjadi gerai resmi yang menjual produk Piala Dunia 2010 serta berhak menggunakan logo dan atribut Piala Dunia 2010 pada setiap kegiatan promosi di Indonesia. Terpilihnya Indomaret sebagai OES merupakan keberhasilan yang berkaitan erat dengan pengalaman, kemampuan dan luasnya jaringan Perusahaan sehingga menjadi yang terbaik di bidang usahanya.

BAGAIMANA SISTEM TEKNOLOGI INDOMARET ?
Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang cepat dengan transaksi melebihi 45 juta struk per bulan, dapat terlaksana karena didukung oleh sistem teknologi informasi yang andal. Sistem tersebut terintegrasi pada setiap point of sales (POS) kasir di semua gerai yang menca­kup sistem penjualan, persediaan, dan penerimaan barang. Teknologi di POS kasir tersebut sudah dirancang untuk memenuhi kebutuhan perkembangan jumlah gerai dan transaksi pada masa depan.
Untuk mempercepat pelayanan dan kenyamanan berbelanja di kasir, Indomaret menggunakan pemindai (scanner barcode), pembayaran dengan Indomaret Card, Jak Card, pembayaran debit dan penarikan tunai dari berbagai bank.
Dalam bidang distribusi barang, Indomaret menerapkan Digital Picking System dan Tail Gate System pada setiap pusat distribusinya. Kedua sistem ini mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pengambilan barang dari rak penyimpanan dan pemuatan barang ke armada pengiriman maupun penurunan barang di gerai Indomaret.

LAPORAN HASIL WAWANCARA
PT. INDOMARET


No
Uraian / Wawancara
Ya
Tdk
Catatan
1.
Apakah perusahaan memiliki metode/ cara khusus untuk membangun hubungan dengan pelanggan ?
v
-
Iya, didalam perusahaan menerapkan metode untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan yaitu dengan adanya layanan pesan antar.
2.
Jika ya, apakah ada penerapan IT yang digunakan dalam membangun hubungan dengan pelanggan ?
-
V
Sampai saat ini belum ada penerapan IT dalam membangun hubungan dengan pelanggan. Saat ini pelanggan hanya bisa memesan dengan layanan Telepon.
3.
Apakah hubungan yang terjadi dengan pelanggan cukup membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan pembelian bahan baku?
v
-
Iya, karena dengan adanya hubungan dengan pelanggan kita bisa tahu apa saja yang barang/pesanan yang banyak diminati oleh pelanggan, sehingga kita bisa memperkirakan apa jenis bahan baku yang harus di tingkatkan/ diperbanyak jumlahnya.
4.
Apakah produk perseroan bersifat mass production ?
v
-
Iya, karena produk yang dijual sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas
5.
Jika ya, apakah ada penerapan IT yang digunakan dalam memperkenalkan produk perseroan terhadap pelanggan ?
-
V
Sampai saat ini belum.
6.
Jika ya, apakah penerapan IT tersebut sudah cukup efektif ?
-
-
-
7. 
Apakah selama ini ada keluhan dari pelanggan mengenai kesulitan cara pemesanan/ tingkat kenyamanan dan kemudahan untuk melakukan pemesanan ?
v
-
Iya, sampai saat ini kami masih kesulitan dalam melayani pesanan pelanggan dikarenakan banyak kendala-kendala yang tidak terduga, diantaranya dalam masalah pengiriman barang kami hanya bisa mengirimkan barang dengan jarak 2-3km.
8.
Jika ya, apakah factor  pemesanan mempengaruhi pemesanan ?
v

Iya, dikarenakan pemesanan pelanggan tidak sesuai dengan stok barang yang tersedia atau juga dikarenakan jarak pemesan terlalu jauh dari lokasi.
9.
Jika ya, apakah ada penerapan IT yang digunakan dalam menerima pesanan dari pelanggan sebagai cara untuk mempermudah pemesanan?
-
v
Belum ada
10.
Jika ya, apakah ada rencana untuk mengembangkan layanan terhadap pelanggan tentang kemudahan pelanggan dalam pemesanan?
-
-
-

Untuk sementara wawancara diakhiri dulu dan dilanjutkan minggu depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar